“FIRMAN TUHAN TETAP UNTUK SELAMA-LAMANYA”
Yesaya 40:8 (TB)
“Rumput menjadi kering, bunga menjadi layu, tetapi firman Allah kita tetap untuk selama-lamanya.”
PENDALAMAN FIRMAN
Melalui Yesaya, Tuhan mengingatkan bahwa segala sesuatu di dunia ini bersifat sementara.
Keindahan dapat pudar,kekuatan dapat berkurang,kekayaan dapat hilang,manusia dapat berubah.
Seperti rumput yang kering dan bunga yang layu, semua yang ada di dunia ini tidak akan bertahan selamanya.
Tetapi ada satu hal yang tidak pernah berubah, yaitu firman Tuhan.
Firman Tuhan tetap benar, tetap teguh, dan tetap berlaku untuk segala zaman.
Firman Allah berdiri teguh melampaui waktu dan kondisi apa pun.
PERGUMULAN HIDUP + APLIKASI
Seringkali kita menaruh harapan pada hal-hal yang sementara:
-Harta
-Kedudukan
-Kemampuan diri
-Pendapat manusia
Ketika semuanya berubah, hati kita menjadi kecewa dan goyah.
Namun firman Tuhan mengingatkan bahwa dasar hidup yang kokoh adalah firman-Nya.
Ketika kita merasa rapuh menghadapi pergantian musim hidup,kekecewaan, kehilangan, atau kelelahan,marilah kita berpaling kepada janji-janji-Nya yang tak pernah berubah.
Dengan menambatkan hati pada Firman-Nya, kita mendapatkan kekuatan dan keteguhan yang tidak tergoyahkan oleh badai dunia.
Karena itu hari ini:
-Percayalah kepada janji Tuhan
-Jadikan firman Tuhan pedoman hidup
-Tetap berpegang pada kebenaran-Nya di tengah dunia yang terus berubah
DOA
“Tuhan, terima kasih untuk firman-Mu yang tetap dan tidak berubah. Tolong aku untuk selalu berpegang pada kebenaran-Mu dan menjadikan firman-Mu dasar dalam setiap keputusan hidupku. Dalam nama Yesus, amin.”
PERTANYAAN REFLEKTIF
1.Apakah aku menjadikan firman Tuhan sebagai dasar hidupku?
2.Hal-hal apa yang sering lebih kuandalkan daripada firman Tuhan?
3.Bagaimana aku dapat lebih setia membaca dan melakukan firman Tuhan setiap hari?
Tetap semangat, setia dan jaga hati.
Tuhan Memberkati.

Terima kasih, Tuhan berkati